Tinggal serumah dengan mertua bukan berarti sampai saat ini Anda masih menumpang tinggal di rumah mertua. Melainkan sebaliknya mertua ikut tinggal serumah dengan Anda.
Untungnya adalah Anda tuan rumahnya jadi tidak perlu khawatir mertua yang akan mengatur kondisi rumah. Tetapi yang namanya tinggal bersama mertua tetap ada sisi tak nyamanya. Ada kalanya akan mengalami konflik dengan mertua. Supaya Anda dan mertua tetap nyaman tinggal bersama lakukan hal ini :
- Bersikap Tegas dengan Penjelasan
Kesibukan Anda bekerja membuat Anda harus menitipkan anak kepada mertua. Tetapi mertua cenderung memanjakan anak. Anak dibiarkan menonton TV atau jajan sembarangan.
Bila Anda tidak setuju dengan cara ini, bicarakan dengan sopan dan sertai dengan penjelasan sebaiknya tidak melakukan hal itu kepada anak. Dan buatlah jadwal dan menu makanan harian untuk anak sehingga mertua ikut mematuhinya.
- Ada Paviliun
Bila lahan Anda memungkinkan dan mencukupi bedakan antara rumah Anda dan rumah mertua. Maksudnya ada paviliun sendiri untuk orang tua Anda, biarpun paviliun tersebut hanya berupa kamar.
Bila lahanya terbatas sediakan jarak antara kamar Anda dan kamar mertua. Gunanya agar ia tidak perlu mendengar seluruh percayakan Anda dan pasangan.
- Bagi Tugas Rumah
Mertua biasanya akan senang bila dilibatkan dalam mengurus rumah. Hanya mendiamkan saja justru akan membuatnya stres dan tidak betah bahkan berujung munculnya penyakit.
- Biarkan Mertua Bertindak
Ada waktunya mertua bosan bila hanya berdiam diri di rumah, sehingga dia akan mengambil alih tugas rumah. Ambil hikmahnya, rumah Anda menjadi lebih terurus dan nyaman. Selama hasilnya positif, bebeaskan untuk "berkreasi" di rumah Anda.
- Pentingnya Privasi
Walau sulit, tetap harus ada ruangan bagi privasi untuk kedekatan Anda dan pasangan. Misal kamar tidur Anda dan sekitarnya seperti balkon dan ruang kerja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar