Selasa, 25 Oktober 2016

Rumah Tahan Gempa

Indonesia merupakan negara yang terletak pada lokasi rawan gempa bumi. Beberapa tahun terakhir ini semakin sering terjadi gempa bumi. Belum adanya tekonologi yang dapat mendeteksi kapan gempa bumi akan terjadi sehingga gempa bumi sering menimbulkan korban jiwa. Mayoritas korban tewas di karenakan oleh tertimbun reruntuhan bangunan. 

Di Indonesia sendiri banyak yang membangun rumah tanpa memperhatikan prinsip rumah tahan gempa. Padahal membangun rumah tahan gempa merupakan suatu keharusan pada daerah rawan terjadi gempa bumi. Berikut di bawah ini beberapa prinsip bangunan tahan gempa;

1. Denah Sederhana dan Simetris

Struktur bangunan yang sederhana dan simetris bisa menahan gaya gempa yang lebih baik di banding bangunan yang bentuknya tak beraturan. Ini disebabkan gaya gempa yang terjadi bisa terdistribusi merata ke semua elemen struktur. Denah yang sederhana dan simetris akan mempermudah menentukan titik kolom dan pondasi yang menjadi rangka struktur utama rumah.

2. Memilih Material Yang Ringan

Besarnya gaya gempa yang menimpa sebuah bangunan berbanding lurus dengan berat bangunan. Ini menjadi sebab sebuah bangunan sebisa mungkin dibuat dengan material yang lebih ringan.

Jepang adalah negara yang menerapkan terknologi konstruksi tahan gempa yang baik. Rumah tradisional Jepang pada umumnya berstruktur kayu satu tingkat. Partisi antar ruangan memakai bilah bambu dan kertas yang sangat ringan. Rumah tradisional Indonesia juga ternyata dirancang tahan gemnpa oleh moyang kita. Pemakaian struktur kayu dan bambu dengan atap rumbia atau ijuk terbukti bisa bertahan ketika ada goncangan gempa.

Pada saat ini banyak material bangunan yang mendukung perencanaan rumah tahan gempa. Sebut saja dinding beton aerasi atau bata ringan, rangka baja ringan, genteng aspalatau seng bergelombang dan partisi gypsum atau GRC.

3. Konstruksi Penahan Beban

Struktur pondasi, kolom, balok dan struktur atap harus dibuat menyatu dengan sambungan memadai. Untuk kayu, selain tambahan struktur menyilang (bracing) juga dilengkapi plat baja pengikat di setiap sambungannya sehingga akan lebih fleksibel.

Bangunan yang menggunakan stukur beton bertulang harus memakai tulangan yang tepat sesuai dengan perhitungan strukturnya, baik tulangan utama ataupun cincinnya. Sambungan antara kolom, pondasi dan slof pun harus diperhatikan detailnya supaya mempunyai kekuatan yang cukup untuk menahan beban gempa.

Kamis, 20 Oktober 2016

Tips Memilih Rumah Baru maupun Bekasi

Sebelum membeli rumah ada baiknya survei terlebih dahulu, cari rumah impian Anda melalui website iklan jual rumah atau pun media cetak seperti koran, majalah dan lain-lain. Rumah yang ditawarkan tidak hanya rumah baru saja melainkan rumah bekasi pun ada. Membeli rumah bekas atau baru memiliki kekurangan dan kelebihan yang harus diperhatikan. Ini dia kekurangan dan kelebihan yang bisa Anda perhatikan pada saat memilih rumah;

Kelebihan :
1. Bahan bangunan bisa diketahui dari spesifikasinya
2. Desain dan bentuk bangunan bisa dipilih sesuai dengan yang diinginkan
3. Membutuhkan biaya penyempurnaan yang tidka begitu banyak
4. Lebih mudah dirawat
5. Fasilitas lingkungan baru
6. Pembelian lebih murah, hanya ke pengembangan dan bank atau membeli langsung dari penjual secara tunai.
7. Nilai investasi baik

Kekurangan : 
1. Lokasi cenderung jauh dari pusat aktivitas
2. Saat membeli, bangunan belum berdiri
3. Lingkungan baru biasanya belum terbentuk dan membutuhkan waktu lumayan lama untuk benar-benar hidup
4. Fasilitas umum dan kawasan bisnis belum tentu tersedia
5. Pajak akan sedikit lebih mahal
6. Resiko investasi jauh lebih besar
7. Sosialisasi belum berjalan normal


Rumah Bekas
Kelebihan :
1. Bangunan sudah berdiri
2. Lingkungan sosial sudah terbentuk
3. Infrastuktur kawasan sudah tersedia
4. Harga bangunan dan rumah dapat ditawar, terutama jika pemilik butuh uang
5. Bangunan dapat langsung ditempati setelah transaksi 
6. Pajak relatif lebih kecil
7. Pembeli lebih cepat beradaptasi dikarenakan fasilitas yang sudah ada

Kekurangan :
1. Tidak banyak pilihan pada tipe, lokasi, harga jual
2. desain bangunan sudah ketinggalan zaman
3. Mengeluarkan biaya perbaikan dan perawatan
4. Dibutuhkan renovasi untuk mengubahnya
5. Kekuatan konstruksi rumah jika sudah melebihi 20 tahun akan menurun]
6. Nilai bangunan menurun dalam waktu 20 tahun
7. Pembeliannya sedikit lebih rumit daripada rumah baru, dikarenakan sertifikat serta legalitas tanah dan bangunan perlu dicek terlebih dahulu

Itulah tadi sedikit tips yang bisa kami bagikan kepada Anda semoga bermanfaat ya...

Selasa, 18 Oktober 2016

Rumah Sehat dan Penjelasanya

Apa yang dimaksud dengan rumah sehat? Rumah sehat adalah rumah yang memenuhi kriteria dan syarat-syarat utama mendukung kesehatan rumah dan para penghuninya. Rumah yang sehat akan menjadikan penghuninya sehat pula, dan lahirlah istilah rumahku surgaku dan rumah pun akan menjadi sebuah hunian yang selalu dicari oleh orang. Membangun sebuah rumah yang tidak hanya bertumpu pada keindahan gaya arsitektur sebuah bangunan, tetapi justru memperhatikan soal kriteria kesehatan sebuah bangunan rumah. Rumah sederhana namun sehat lebih baik dibandingkan dengan rumah mewah namun tidak memenuhi karakteristik rumah sehat. 

Ada beberapa syarat dan karakter rumah sehat, jika Anda baru ingin mendirikan sebuah bangunan rumah. Sangat amatlah penting untuk memperhatikan dan memenuhi hal tersebut, akan tetapi jika Anda sudah memiliki hunian namun belum memenuhi syarat rumah sehat cobalah untuk memenuhi syarat dan karakteristik tersebut. Berikut dibawah ini ada beberapa hal terkait dengan karakteristik rumah sehat.

a. Mempunyai sirkulasi udara yang baik, yang pertama adalah masalah sirkulasi udara. Rumah yang sehat adalah rumah yang terkena udara luar dengan baik, kedudukan jendela di sebuah ruangan di dalam rumah sangat penting. Jendela bukan hanya memberikan kesan estetika saja namun fungsi utamanya ialah sirkulasi udara. Nah, pada beberapa rumah tertentu ada kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh pemilik rumah, yaitu kebiasaan jarang membuka jendela dengan alasan takut ada debu masuk dan lain-lain. Prinsip seperti ini mutlak salah, karena bila udara sehat tidak masuk maka dampak kesehatan yang timbul lebih parah bukan hanya sekedar debu yang mengotori ruangan. Ruangan yang tidak terkena sirkulasi udara yang baik akan terasa pengap dan tidak nyaman.

b. Mempunyai sistem sanitasi yang baik, yang kedua adalah masalah sistem sanitasi/pembuangan. Rumah sehat adalah rumah yang mempunyai sistem sanitasi dan terjaga kebersihanya. Di beberapa bangunan rumah yang berada di pinggiran sungai biasanya memanfaatkan sistem sanitasi pada sungai bersangkutan, tentunya akan memiliki dampak kurang baik dan berpengaruh bagi kesehatan orang-orang yang berada di sekitar kawasan sungai.

c. Mempunyai pencahayaan ruangan yang baik, yang ketiga berhubungan dengan pencahayaan dan listrik. Yang dimaksud dalam hal ini dimaksud adalah pencahayaan dari luar berupa cahaya matahari. Rumah sehat adalah rumah yang mempunyai sistem pencahayaan yang baik, misalnya ada celah atau pun ruang tembus cahaya matahari yang membawa cahaya masuk ke dalam ruangan rumah. Makhluk hidup juga membutuhkan cahaya matahari, demikian pula dengan manusia yang menempati rumah.

d. Penghijauan rumah, dan yang terakhir adalah bagaimana menciptakan suasana hijau di rumah. Di beberapa bangunan rumah di kota besar, sudah agak susah menemukan ruang untuk menjadikan suasana hijau di rumah dengan tanaman. Tanaman hijau memliki peran untuk menjaga kesehatan orang-orang sekitar. Gas oksigen yang dihasilkan tanaman hijau sangatlah di butuhkan oleh manusia, selain itu tanaman hijau akan menyerap berbagai gas berbahaya seperti karbon dioksida yang menjadi salah satu polutan di udara. Tanamilah rumah dengan aneka tanaman hijau, sebagai salah satu karakteristik rumah sehat.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai rumah sehat yang mudah di aplikasikan pada rumah tinggal Anda. Semoga bermanfaat!

Sabtu, 15 Oktober 2016

Home and Happiness

Home and Happiness adalah kata yang tepat untuk menggambarkan sebuah rumah yang dimana Anda bisa dapat dukungan emosional dan mental. Rumah adalah menjadi sebuah tempat hidup dan bernaung, yang nyatanya menjadi tempat untuk berbagi kebahagiaan. Apakah semua kebahagian dirumah Anda di dapat dari kemewahan benda yang mengisi setiap sudut di ruangan rumah Anda? Jawabanya kita simak dibawah ini!

1. Rumah Menjadi Tempat Hati Anda Berada

Mungkin Anda pernah mendengar ungkapan ini "Home is where the heart is". Yes, kemana pun Anda pergi, rumahlah yang menjadi tempat untuk pulang. Rumah bukan hanya menjadi benda semata, melainkan menjadi saksi dan mengikuti seiring dengan kehidupan yang terjadi didalamnya. Keharmonisan, kehangatan hubungan antara anggota keluarga, rasa saling percaya dan melindungi jadi "nyawa" untuk rumah Anda. Nah, itulah mengapa sejauh apapun Anda pergi jauh Anda akan selalu rindu untuk kembali pulang kerumah.


2. Rumah yang Besar & Mewah Tak Menjamin Kebahagiaan

Kebahagiaan tidak di ukur dari seberapa besar dan seberapa mahal rumah yang Anda miliki. Data yang terdapat di Social Issues Research Centre, London dari survei lebih dari 1.300 pemilik rumah tentang apa yang membuat mereka bahagia di rumah, di dapatkan definisi populer dari happy home yakni sebuah tempat dimana Anda merasa aman, tempat Anda bersantai dan tempat Anda menjadi diri sendiri. Sehingga bukan dari seberapa besar dan mewah rumah yang Anda miliki, kebahagiaan bergantung dari kenyamanan serta keadaan yang Anda dan keluarga hadirkan dalam rumah. Sebesar apa rumah yang Anda punya tapi jika tidak ada kedamaian di dalamnya Anda akan merasa tertekan dan terasing di rumah sendiri.


3. Rumah Menjadi Tempat Merajut Mimpi dan Kenangan

Gaston Bachelard, filsuf asal Perancis di bukunya yang berjudul The Poetics of Space (1958) yang mengatakan bahwa rumah menampung dan melindungi mimpi para penghuninya. Rumah juga sebagai tempat bermimpi tidak hanya menjadi tempat menampung ingatan masa lalu tetapi juga impian sepanjang waktu. Rumah merupakan tanah pertama dimana Anda menanam, memupuk mimpi dan harapan. Contohnya, kebahagiaan karena kelahiran anak baru kesedihan ketika terkena penyakit, kerinduan akan orang tua yang sudah tiada, kesuksesan meraih cita - cita, rasa haru, cemas dan banyak aneka perasaan dan pengalaman Anda di satukan di dalam rumah Anda. 

Jumat, 14 Oktober 2016

Langkah Mendekorasi Kamar Mandi


Pernahkah terbesit dalam benak Anda untuk mendekorasi ulang kamar mandi dirumah Anda? Seperti menambahkan lemari, rak atau tempat menyimpan barang mungkin akan berguna dan memudahkan Anda ketika beraktivitas di dalam kamar mandi.


Pastinya Anda pernah mencari barang pribadi di kamar mandi seperti pisau cukur, deodoran, minyak rambut, peralatan kosmetik dan lainnya yang tidak Anda temukan pada saat dibutuhkan. Tentunya kondisi seperti ini tidak Anda inginkan bukan?



Hal-hal seperti ini bisa dicegah dengan mudah, yaitu dengan menyimpan barang pribadi Anda di rak atau lemari kamar mandi. Selain memudahkan Anda ini akan membuat interior kamar mandi menjadi tampak lebih rapi.



Ini dia beberapa beberapa tips menyimpan barang yang di kamar mandi supaya mudah ditemukan dan tampak lebih rapi. tak masalah apakah kamar mandi Anda berukuran kecil atau besar.



Menggabungkan wastafel dan lemari yang terdapat laci dan ruang penyimpanan barang tampaknya merupakan ide brilian. Selain menghemat tempat perabotan ini sangat efektif dan efisien menimpan barang-barang pribadi dan segala hal yang berhubungan dengan kamar mandi termasuk sabun, handuk bersih dan sebagainya.



Gantungan handuk dan baju di kamar mandi tentunya harus ada, Anda dapat memilih desain gantungan baju dan handuk yang unik untuk mempercantik dekorasi kamar mandi. Anda juga dapat menambah rak gantung untuk menyimpan handuk kering dan baju bersih.



Anda pun dapat menambahkan lemari ke dalam kamar mandi, tentunya pilih desain lemari yang vertikel untuk menghemat tempat. Ini akan sangat bermanfaat sekali untuk menyimpan dan mengatur barang yang ada di kamar mandi supaya terkesan lebih rapi.



Supaya suasana kamar mandi terlihat lebih cantik, tambahkan tempat khusus untuk menyimpan peralatan mandi seperti sabun, shampo, sikat gigi, pasta gigi dan lain-lain.

Itu dia gambaran untuk Anda yang sedang ingin mendekorasi rumah tinggal Anda. Semoga bermanfaat!


Rabu, 05 Oktober 2016

Pentingnya Segera Balik Nama Sertifikat

Upaya balik nama sertifikat dalam pembelian properti secondary ternyata merupakan hal penting dan sensitif. Pada kenyataanya sering terjadi kasus seperti hak kepemilikan atas tanah atau bangunan yang berujung sengketa antara penjual dan pembelinya. Parahnya, kasus sengketa tersebut tidak hanya terjadi kepada mereka yang tidak saling kenal saja, bahkan yang memiliki hubungan keluarga atau sodara juga bisa. Yang mana penjual dan pembeli memiliki hubungan kekeluargaan. Contoh seorang kakak yang menjual rumahnya kepada adiknya atau pun sebaliknya.

Melihat hal seperti ini setidaknya banyak yang memahami bahwa Hukum Agraria di Indonesia masih bersumber dari hukum adat. Grace Giovani Notaris dan PPAT seperti yang di kutip dari situs pribadinya menjelaskan maksud Hukum Agraria di Indonesia yang bersumber dari hukum adat.

"Pada asas Hukum Agraria diterangkan asas terang dan tunai yang merupakan bentuk dasar dari hukum adat. Yang dimaksud adalah jual beli harus dilakukan di hadapan pejabat yang berwenang misalnya PPAT dan Camat yang merangkap juga sebagai PPAT. Dan dalam prosesnya dibutuhkan pembayaran atas jual beli.

"Jadi transaksi penjualan dianggap sah apabula kedua syarat telah disebutkan terselesaikan. Lalu, pihak PPAT berkewajiban mendaftarkan jual beli tersebut ke kantor pertanahan setempat untu melakukan balik namanya ke atas nama pembeli," tulis Grace.

Sayangnya, pada kasus jual beli antara sesama keluarga kerap tidak mengindahkan asas terang dan tunai. Contoh, sang pembeli hanya bermodalkan PBB dan kwitansi sebagai bahan bukti transaksi. Hal itulah yang bisa menjadi masalah apabila di masa depan sang adik (pembeli) ternyata meninggal dunia dan Sertifikat Hak Milik (SHM) belum sempat balik nama maka tidak ada bukti yang legal akan hak kepemilikan sebuah aset.

Secara logika, untuk apa Anda membeli rumah dan memegang sertifikat yang ternyata bukan punya Anda? Meskipun, secara fakta Anda sudah membayar kontan kepada saudara Anda. 

Bayangkan jika Anda meninggal dunia dan Anda sudah membayar lunas, akan tetapi tidak ada bukti hukum yang jelas bahwa Andalah sang pemilik tanah tersebut. Bukan aset yang ditinggalkan malah sengketa yang diwariskan.


Jangan dianggap remeh pembagian harta warisan

Selain proses jual beli, urgensi Anda harus segera balik nama sertifikat juga berlaku untuk pembagagian harta warisan, khususnya untuk harta warisan yang berupa properti. Setiap aset yang dijadikan harta warisan memerlukan tandatangan seluruh ahli waris dalam proses turun waris atau balik nama ke atas nama pewaris.

Jika aset harta warisan masih belum lunas, disarankan untuk bisa juga menggunakan pengikatan jual beli. Dan jika ada salah satu pewaris ada yang meninggal, sebaiknya proses ganti nama harus dilakukan segera. Bila sudah meninggal proses balik nama akan lebih berbelit artinya prosesnya menjadi dua kali, sehingga "memakan" waktu dua kali lebih lama dengan dana dua kali lipat lebih besar yang di keluarkan.